TKDN Hulu Migas Capai 59 Prosen

46300
ESDM Putuskan Lanjutkan Kontrak Trader Bertingkat
Foto : istimewa

\TKDN Hulu Migas Capai 59 Prosen

 

indoPetroNews- Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN)  hulu minyak dan gas (Migas) hingga kini telah mencapai 59%. Apakah sudah optimal?

“Sampai Juni tahun ini mencapai 59 persen, dan trennya naik terus,” kata Sekretaris Jenderal APLSI Priamanaya Djan, Senin (7/8/2017) di Jakarta. Pria mengatakan, besaran pengandaan barang dan jasa hulu Migas hingga Juni 2017 saja telah mencapai US$ 3,278 juta. “Tahun 2015 naik 68 persen sampai Juni ini trennya terus naik,” tandas Pria.

Hanya saja, sisi hulu, industrilisasi TKDN energi belum tergarap optimal. “Di market policy, pemerintah sudah bagus. Pemerintah selalu membuat kebijakan, persyaratan disetiap proyek, dipantau implementasinya. Tapi di hulunya suplainya belum digarap optimal kebijakannya,” ujar Pria. Tingginya permintaan di sisi hilir TKDN belum diimbangi dengan suplai dari industri.

Sebenarnya, peluang pasar TKDN sektor energi sangat besar. Sayangnya, sektor hulu TKDN yakni industrilisasi belum serius digarap. Padahal, bila dioptimalkan hulu TKDN ini akan mampu menahan laju deindustrilisasi. “Ada peluang pasar TKDN sangat terbuka. Misalnya pemerintah terus menggenjot dan mengingatkan TKDN di sektor energi dan industri lainnya. Artinya, disisi hilir ada demand yang akan tercipta,” ujar

Pria memberi contoh, dalam proyek 35ribu MW dibutuhkan transmisi sepanjang 46.000 kilometer (km) atau selingkaran planet bumi. Sejak diluncurkan tahun 2015, pembangunan transmisi menyerap anggaran sebesar Rp 200 triliun untuk lima tahun. Selain itu, program 35ribu MW menterap  investasi sebesar lebih dari Rp 1.100 triliun.

Pengusaha listrik yang tergabung dalam Asosiasi Produsen Listrik Seluruh Indonesia (APLSI) meminta pemerintah menggenjot tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) ditransmisi proyek 35ribu MW tahun depan. Cara ini dianggap ampuh untuk mendorong gairah industri peralatan listrik nasional yang sedang loyo.

“Kita berharap pemerintah mendorong TKDN di transmisi 35ribu MW tahun depan. Ini salah satu langka awal mendorong gairah di industri peralatan dan konstruksi listrik nasional,” ujarnya. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*