25 Desa Nikmati Listrik Tenaga Surya

0
4046
DEN Sarankan Pemerintah Genjot PLTS
Foto : ketemulagi.com

25 Desa Nikmati Listrik Tenaga Surya

 

indoPetroNews- Program melistriki desa-desa terpencil menjadi program sosial dari Philips Lighting. Berapa desa yang telah menikmati terangnya penerangan lampu berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) surya ini?

Sebanyak 25 desa akan dialiri listrik di seluruh Indonesia menjadi target Program “Kampung Terang Hemat Energi” (KTHE). Program ini pertama kali dimulai pada 2015 di sembilan desa yang tersebar di tiga kabupaten di Sulawesi Selatan.

Lewat program “Kampung Terang Hemat Energi” tahun 2017-2018, akan memberikan penerangan untuk rumah dan fasilitas umum seperti Puskesmas, sekolah dan jalan umum di beberapa desa di wilayah Sumatera Utara, Bali Timur, Kalimantan Tengah dan Maluku. Philips Lighting memperkirakan terciptanya 2.886 titik lampu baru, yang berarti hampir sepuluh kali lebih banyak dari jumlah titik lampu yang diciptakan semula di Sulawesi Selatan.

“Kami sangat senang dapat menolong lebih banyak lagi masyarakat dengan menjembatani kesenjangan pencahayaan antara kota dan wilayah pedesaan melalui  program ‘Kampung Terang Hemat Energi,” kata Country Leader Philips Lighting Indonesia, Rami Hajjar saat acara Program ‘Kampung Terang Hemat Energi,’ pada Rabu (2/8/2017) di Jakarta.

Ia menambahkan, pencahayaan LED tenaga surya akan membantu meningkatkan kehidupan masyarakat, memampukan kegiatan sehari-hari seperti belajar atau pekerjaan rumah tangga lainnya untuk dapat dilakukan bahkan setelah matahari terbenam. Puskesmas dapat beroperasi dengan layak dalam keadaan darurat di malam hari dan mobilitas masyarakat serta barang tidak lagi terbatas hanya pada siang hari.

“Kami menerapkan komitmen global perusahaan ini untuk menciptakan kehidupan yang lebih terang untuk dunia yang lebih baik; termasuk di dalamnya, kehidupan masyarakat di desa-desa terpencil di seluruh negeri,” terangnya.

Untuk setiap desa terpilih, program KTHE memberikan paket pencahayaan LED tenaga surya Philips yang inovatif, yang terdiri atas, Solar Indoor Lighting System lengkap dengan panel surya, Philips LifeLight yang 10 kali lebih terang dari lampu minyak tanah, dan Solar LED Road Light untuk menerangi jalan-jalan di desa pada malam hari. Tahun ini, program akan diawali dengan menjangkau enam desa di Sumatera Utara.

“Sistem pencahayaan kami menyimpan tenaga surya di siang hari. Pada malam hari, sistem ini secara efisien mengeluarkan tenaga listrik untuk menyalakan bohlam LED berdaya rendah, baik untuk penggunaan di dalam maupun luar rumah,” ujar Rami.

Data tahun 2016 menunjukkan bahwa di Indonesia, sekitar 12.000 desa yang mencakup lebih dari 30 juta jiwa belum memiliki akses listrik. Desa-desa ini mengandalkan sumber pencahayaan yang menggunakan minyak tanah dan lilin sehingga penduduknya rentan terhadap bahaya kesehatan, keselamatan, dan lingkungan. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*