Tantangan Pengembangan EBT di Indonesia

0
220
Tantangan Pengembangan EBT di Indonesia
Foto : petroenergy.id

Tantangan Pengembangan EBT di Indonesia

 

indoPetroNews- Pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) menjadi keharusan di Tanah Air. Pasalnya, energi berbasis fosil selain cadangannya akan habis juga penggunaannya kurang ramah terhadap lingkungan. Walaupun demikian, pengembangan EBT banyak menghadapi tantangan. Apa saja tantangannya?

Menurut Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Kinservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana, terdapat sejumlah tantangan dihadapi EBT.

“Penyamaan pola pikir dalam pengembangan EBT perlu untuk ditingkatkan dan skema bisnis dan insentif belum optimal,” kata Rida dalam acara diskusi pada Senin (31/7/2017) di Jakarta. Proses bisnisnya pun harus secepat mungkin, jelas dan terukur.

Tantangan lainnya adalah teknologi EBT masih tergantung dari luar negeri. “TKDN masih kecil dan harga EBT yang relatif mahal,” lanjut Rida. Disamping itu potensi/cadangan EBT perlu diperbaiki dan skalanya masih kecil dan tersebar.

Dia juga menambahkan, tantangan EBT yang masih terkendala sistem interkoneksinya yang masih terbatas. “Bahkan pengembangan EBT masih mendapat resistensi dari sebagian masyarakat,” ujar Rida.

Karena itu, pihaknya membuat program pengarusutamaan EBT. “Kita menyusun regulasi, termasuk tarif tenaga listrik EBT,” imbuhnya. Disamping itu, pihaknya juga menerbitkan mandatory bahan bakar nabati B20 (80% diesel, 20% FAME) dan program Hutan Energi.

Pemerintah, lanjut Rida, juga melakukan pemerataan energi melalui akses energi modern dengan EBT, seperti PLTP, PLTMH, PLTS, PLTB, PLTBg, PLTSa dan penerangan dengan lampu tenaga surya hemat energi untuk desa belum belistrik.

Program lainnya adalah percepatan pembangunan PLTP melalui penugasan ke BUMN/BLU; penugasan survei pendahuluan dan eksplorasi; pengeboran eksplorasi oleh pemerintah; dan mandatory efesiensi energi kepada bangunan pemerintah, BUMN dan industri, serta program kampanye potong 10%. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*