Operator Rokan Harus Beri Nilai Tambah pada Negara

57400
Wamen ESDM Minta Puslitbang Terapkan  BLU-nya Lemigas
istimewa

Operator Rokan Harus Beri Nilai Tambah pada Negara

 

indoPetroNews- Masa kontrak pengelolaan Blok Rokan oleh PT Chevron akan berakhir 2021. Namun sampai saat ini, pemerintah belum memutuskan hak kelola blok tersebut setelah kontraknya berakhir.

“Mengenai Blok Rokan, statusnya masih sama. Nanti kan berakhir 2021 ya? Siapa pengelola Blok Rokan, kan ini pertanyaannya, belum diputuskan,” kata Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar kepada wartawan  Senin (31/7/2017) di Jakarta.

Arcandra mengatakan, pemerintah berkeinginan, siapapun yang mengelola Blok Rokan nantinya, haruslah memberikan nilai tambah kepada pemerintah atau negara. Baik itu dari segi produksi, maupun split.

Sementara itu mengenai permintaan pemerintah kepada Chevron agar memberikan kepastian perpanjangan, ungkap Wamen, dirinya belum melakukan pembicaraan dengan perusahaan tersebut.

Sebagai catatan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, kontraktor dapat mengajukan perpanjangan kontrak kerja sama paling lambat 2 tahun sebelum kontrak berakhir. Namun demikian, pemerintah berharap Chevron dapat memberikan kepastian lebih cepat agar pemerintah memiliki waktu untuk mengevaluasi blok yang kontraknya akan habis 4 tahun lagi tersebut. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*