Jepang Getol Bangun Pembangkit Listrik EBT dari Indonesia

45300
HIP BBN April 2018 Naik
Foto: konfrontasi.com

Jepang Getol Bangun Pembangkit Listrik EBT dari Indonesia

 

indoPetroNews- Sektor energi yang dihasilkan dari kelapa sawit semakin dibutuhkan. Bukan hanya bahan bakar cair seperti yang selama ini dibutuhkan tetapi elemen lain sawit lainnya, cangkangnya.

Setelah gempa dahsyat Fukushima, Jepang, yang telah merusakkan  pembangkit listrik bertenaga nuklir, ada keinginan dan kesadaran dari orang-orang Jepang untuk menjadikan Energi Baru Terbarukan (EBT) biomass sebagai bahan bakar pembangkit listrik. Salah satu biomass yang diminati adalah cangkang sawit. “Tahun lalu kita mengekspor 1,6 juta ton cangkang sawit ke Jepang,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia, Dikki Akhmar kepada media, Senin (24/7/2017) di Jakarta. Nilai kontraknya 1,5 miliar USD untuk 10 tahun ke depan.

Di negeri Sakura, saat ini terdapat 35 power plant yang sumber energinya berasal dari biomass. Menurut Ketua Umum Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia, Bayu Krisnamurthi, mengatakan dalam rentang waktu 3 – 4 tahun ekspor sawit Indonesia telah tumbuh lebih dari 40% per tahun. “Cangkang sawit diminati oleh Jepang,” kata Bayu. Padahal sebelumnya ekspor sawit ke negara berjuluk Matahari Terbit tersebut sangat sedikit dibandingkan ke Cina, India, Pakistan dan Eropa.

Dia menerangkan bahwa kebijakan energi Jepang menargetkan 4% dari total energinya harus dibangkitkan dengan bioenergi.

Rencana dan realisasi proyek pembangkit listrik biomass di Jepang, ungkap Dosen Senior Institut Pertanian Bogor ini terdapat di Shendai, Oita, Ibaraki dan beberapa daerah lainnya.

Lebih jauh Bayu menerangkan bahwa selain cangkang ada pula tandan buah yang kosong, pelepah, pohon sawit (biomass) pun banyak diminati. “Biomass (sawit) adalah salah satu masa depan industri sawit Indonesia,” tegas Bayu.

Sebagai informasi, harga cangkang sawit berkisar 80 USD per ton. Saat ini, produksi cangkang sawit sebanyak 7,8 ton. Dan sekitar 12 – 15 juta ton tandan kosong sawit sebagai biomass yang bisa dijual. “Jepang dan Korea jadi pasar untuk sawit Indonesia,” imbuh Bayu. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*