Blok East Kalimantan Diminta Pemerintah

55900
Pengamat Sayangkan Sikap Wamen ESDM Tegur Panitia IPA Convex 2018
Foto : merdeka.com

Blok East Kalimantan Diminta Pemerintah

 

indoPetroNews- Pemerintah, dalam hal ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) meminta PT Pertamina (Persero) segera mengembalikan Blok East Kalimantan kepada Pemerintah, apabila dinilai tidak ekonomis untuk dikembangkan.

Sebelumnya PT Pertamina meminta perpanjangan waktu ke Pemerintah untuk melakukan evaluasi lebih lanjut terkait Blok East Kalimantan karena dinilainya tidak ekonomis. “Kan saya sudah bilang, kalau tidak workable, Pertamina dia mengajukan nanti kita (pemerintah) putuskan. Sudah langsung saja (kembalikan),” ujar Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar kepada sejumlah media, Kamis (6/7/2017) di Jakarta.

Arcandra melanjutkan, pemerintah ingin bergerak cepat dan melelangkan blok tersebut kepada investor yang berminat. Dengan segera mengembalikan, lanjut Arcandra, pemerintah memiliki rencana yang lebih matang untuk ke depannya.

Sebagai catatan, Pemerintah menyerahkan pengelolaan 8 blok terminasi ke Pertamina yaitu Blok Tuban, Blok Ogan Komering, Blok Sanga-Sanga, Blok South East Sumatera (SES), Blok NSO, Blok B, Blok Tengah, dan Blok East Kalimantan. Seluruh blok tersebut nantinya menggunakan mekanisme bagi hasil gross split.

Menurut Wamen, dari hasil evaluasi yang dilakukan Pertamina, hanya Blok East Kalimantan saja yang tidak ekonomis jika menggunakan gross split. Dari 7 blok yang dinyatakan ekonomis, ada beberapa blok yang meminta tambahan bagi hasil. “Ada yang butuh, ada yang tidak. Yang butuh (tambahan split) kita evaluasi,” katanya. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*