PLN Disjaya Siaga Hadapi Lebaran 2017

33400
PLN Disjaya Siaga Hadapi Lebaran 2017
istimewa

PLN Disjaya Siaga Hadapi Lebaran 2017

 

indoPetroNews- PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) telah berada dalam posisi siaga menghadapi H-7 dan H+7 Idul Fitri tahun ini.

“Tidak ada pekerjaan pemeliharaan yang beresiko mengakibatkan terjadinya pemadaman,” kata General Manager PLN Disjaya, Syamsul Huda dalam konferensi pers pada Selasa petang (20/6/2017) di Gedung PLN Disjaya, Jakarta. Pihaknya memastikan pekerjaan pemeliharaan atau pekerjaan terencana tidak ada pada masa tersebut.

“Jadi kalau terjadi sesuatu yang mengakibatkan padam, itu karena gangguan bukan karena pekerjaan pemeliharaan,” tandasnya.

Menurut Syamsul, hal tersebut menjadi komitmen PLN Jakarta Raya untuk menghormati umat Islam yang sedang merayakan Idul Fitri tahun ini.

Pihaknya, kata Syamsul, akan mengawal keberlangsungan listrik di daerah Jakarta Raya dengan kekuatan personel lebih dari seribu orang. Para petugas tersebut akan disebar dan bersiaga di titik-titik tertentu seperti Masjid Istiqlal maupun lokasi ramai lainnya.

Selanjutnya, ungkap Syamsul, untuk menghindari pemadaman mendadak, sejak H-3 sampai dengan H+3, PLN Disjaya juga tidak merencanakan pekerjaan pembangunan jaringan, rehabilitasi, dan atau pemeliharaan jaringan yang mengakibatkan pemadaman tenaga listrik. “Selain itu, pengendalian dan monitoring jaringan listrik juga dilakukan secara real time dengan menggunakan peralatan supervisory control and data acquisition (SCADA) yang merupakan pusat kontrol jaringan distribusi untuk memastikan kelangsungan pasokan listrik ke pelanggan,” tambah Syamsul.

Adapun angkah-langkah operasional yang dipersiapkan PLN Disjaya menghadapi Idul Fitri yakni melakukan pengecekan pada seluruh jaringan tenaga listrik (JTL) di wilayah Disjaya, terutama kondisi JTL yang kritis. ‎ Pada sistem 20 KV diusahakan kondisi jaringan dalam keadaan normal. Bila terjadi gangguan, akan dilakukan pengalihan jaringan.

PLN Disjaya juga mempersiapkan enam mobil unit deteksi gangguan kabel, 14 mobil unit gardu bergerak (UGB), 16 mobil unit trafo bergerak (UTB), delapan mobil unit kabel bergerak (UKB), 13 unit genset. Selain itu, Bekerja sama dengan unit-unit dan anak perusahaan PLN terkait.

PLN Disjaya juga lebih meningkatkan kesiapan pelayanan ganggunan jaringan tenaga listrik (JTL) dengan cara piket stanby bagi petugas pemeliharaan jaringan tegangan menengah (JTM) dan jaringan tegangan rendah (JTR). Peningkatan kesiapan piket operasional ini didukung 66 unit mobil pelayanan dan 59 unit motor di seluruh posko pelayanan teknik.

Sebagai catatan, terdapat 16 area pelayanan plus satu area pengatur distribusi di lingkungan PLN Disjaya. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*