Pembangunan Kilang Harus Dipercepat

49200
KESDM Sederhanakan Perizinan Hulu Migas
Foto : katadata.com

Pembangunan Kilang Harus Dipercepat

 

indoPetroNews- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) berharap pembangunan proyek kilang minyak berjalan sesuai rencana. Untuk itu, pihak Dirjen Migas akan berupaya membantu PT Pertamina dalam proyek pembangunan kilangnya. Pasalnya Pertamina berkeinginan untuk memundurkan waktu penyelesaian pembangunan kilang lantaran keterbatasan keuangan.

“Pemerintah menginginkan agar pembangunan kilang minyak lebih cepat terwujud mengingat besarnya impor BBM yang dilakukan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi (Migas) IGN Wiratmaja Puja pada sejumlah media, Selasa (13/6/2017) di Jakarta. Saat ini tengah dikaji berbagai opsi untuk menyelesaikan kesulitan yang dialami Pertamina agar proyek berjalan lancar.

“Kilang ini kita inginnya kan lebih cepat lebih bagus karena kita impor BBM banyak. Sudah dibahas terus menerus bagaimana caranya mencari berbagai solusi supaya kilang ini bisa sesuai jadwal. Kalau Pertamina kan inginnya bertahap,” kata Wiratmaja.

Salah satu opsinya adalah menurunkan share saham Pertamina dan meningkatkan peran swasta. Mengenai share saham yang paling pas untuk Pertamina, juga masih dalam pembahasan. “Semua lagi dikaji. Pertamina optimumnya berapa,” tambah Wiratmaja.

Seperti diketahui, Pertamina berkeinginan menjadwal ulang pembangunan kilangnya sekitar 1-3 tahun. Rencana semula, semua kilang baik yang baru dibangun maupun yang ditingkatkan kapasitasnya dapat rampung pada 2023.

Sebagai catatan, proyek kilang yang dibangun Pertamina adalah 2 kilang baru di Tuban dan Balongan serta peningkatan kapasitas 4 kilang yaitu Cilacap, Balikpapan, Balongan, dan Dumai. Untuk membangun proyek tersebut, Pertamina membutuhkan dana sekitar US$ 36,27 miliar atau lebih dari Rp 471 triliun. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*