KESDM Terbitkan Permen Baru

57600
Dirjen Migas Terbitkan SE Keselamatan Operasi Instalasi Migas Saat Ramadhan dan Idul Fitri
Foto : katadata.co.id

KESDM Terbitkan Permen Baru

 

indoPetroNews- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) pada  23 Mei 2017 telah menetapkan Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral Nomer 38 Tahun 2017 tentang Pemeriksaan Keselamatan Instalasi dan Peralatan Pada Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi.

“Migas memiliki peranan penting bagi peningkatan kegiatan ekonomi dan ketahanan energi nasional sehingga perlu untuk menjamin keamanan dan keselamatan operasi guna mewujudkan kegiatan usaha minyak dan gas bumi yang efektif, efisien, handal dan aman,” kata Menteri ESDM, Ignasius Jonan Senin (12/6/2017) di Jakarta.

Selanjutnya, kata Jonan, untuk menjamin keselamatan, keamanan dan kehandalan operasi migas, perlu dilaksanakan pemeriksaan keselamatan terhadap setiap instalasi dan peralatan pada kegiatan usaha migas.

Berdasarkan dua pertimbangan tersebut, Menteri ESDM menetapkan Peraturan Menteri Nomer 38 Tahun 2017 Pemeriksaan Keselamatan Instalasi dan Peralatan Pada Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi.

Ruang lingkup dalam Permen ini meliputi Penelaahan Desain, Inspeksi dan Pemeriksaan Keselamatan, Analisis Risiko, Perpanjangan Sisa Umur Layan dan Sanksi.

Sebut saja misalnya, pasal 3 aturan ini menyatakan, Kontraktor atau Pemegang Izin Usaha wajib menjamin desain Instalasi dan peralatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, standar dan kaidah keteknikan yang baik. Kontraktor atau Pemegang Izin Usaha wajib menjamin pembangunan, pengoperasian, pemeliharaan, pengujian, pemeriksaan, dan pelaksanaan tera terhadap Instalasi dan peralatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, standar dan kaidah keteknikan yang baik.

Untuk penjaminan terhadap desain Instalasi, setiap instalasi yang digunakan dalam Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi wajib dilakukan Penelaahan Desain. Berdasarkan Penelaahan Desain terhadap Instalasi tersebut, Dirjen Migas menerbitkan Persetujuan Desain.

Selanjutnya Pasal 5 menyatakan, untuk penjaminan terhadap pembuatan desain, pembangunan, pengoperasian, pemeliharaan, pengujian, pemeriksaan, dan pelaksanaan tera terhadap instalasi dan peralatan, setiap Instalasi dan/atau peralatan yang digunakan dalam kegiatan usaha migas wajib dilakukan Inspeksi dan Pemeriksaan Keselamatan.

Dari hasil inspeksi dan pemeriksaan keselamatan terhadap peralatan maka Kepala Inspeksi akan memberikan persetujuan penggunaan dan akan diterbitkan persetujuan layak operasi oleh Dirjen Migas. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*