Gas Abadi Masela Diprediksi Onstream pada 2025

38500
Gebrakan Arab Saudi agar Harga Minyak Naik
Foto : offshoreenergytoday.com

Gas Abadi Masela Diprediksi Onstream pada 2025

 

indoPetroNews- Proyek pembangunan lapangan gas Abadi Masela tidak hanya memiliki nilai besar secara produksi (diperkiraka  sekitari 10,7 TCF (Trillion Cubic Feet) tetapi juga mengandung nilai pengetahuan dan kontribusi pada masyarakat serta daerah Indonesia Timur.

Demikian salah satu poin pembuka yang disampaikan Wakil Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) MI Zikrullah dalam acara Focus Group Discussion Kajian Teknis Kondisi Alam untuk Menunjang Proyek Pengembangan Lapangan Abadi – Masela pada Selasa, (23/5/2017) di Lantai 9 City Plaza, Jl Gatot Subroto, Jakarta. Proyek Abadi Masela ini juga akan berkontribusi pada upaya memenuhi kebutuhan energi Indonesia.

Oleh sebab itu, kata Zikrullah, pihaknya meminta agar pelaksanaannya dipersiapkan sebaik-baiknya untuk wilayah Indonesia Timur, khususnya yang ke arah Selatan ada lempengan-lempengan yang kondisi alamnya luar biasa sehingga pihaknya memerluka  kajian dari berbagai bidang keahlian.

Seperti diketahui, pemerintah telah memutuskan untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas LNG di Kepulauan Tanibar ini menjadi fasilitas onshore bukan offshore. Oleh karena itu, lanjut Zikrullah, yang sebelumnya belum dilakukan kajian secara mendalam dan dipersiapkan sebagaimana project yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Dia juga menyatakan, diprediksikan proyek Abadi Masela ini akan onstream pada tahun 2024 atau 2025. “Gas bumi yang dihasilkan tidak saja untuk masyarakat Indonesia Timur tetapi mungkin pula memenuhi kebutuhan nasional,” kata Zikrullah.

Acara diskusi ini menghadirkan beberapa yang terkait. Diantaranya dihadiri oleh Vice President Inpex, Nicholas Kafment, Head of Project Central Front Engineering Development Inpex, Donald Toi Suta, Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi Angkatan Laut, Laksda TNI Harjo Susmono, perwakilan dari BPPT, perwakilan dari Badan Informasi Geospasial, perwakilan dari Badan Geologi KESDM, dan perwakilan dari BMKG serta pihak Dirjen Migas. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*