Kuwait Support Perpanjangan Output Minyak Hingga 2018

61000
Cadangan Minyak Irak Diprediksi Lebih Besar dari Saudi
Foto : boombastis.com

Kuwait Support Perpanjangan Output Minyak Hingga 2018

 

indoPetroNews- Pemerintah Kuwait mensupport  upaya dan langkah Arab Saudi dan Rusia untuk memperpanjang pembatasan produksi (output) minyak mentah. Kebijakan tersebut diambil sebagai strategi jitu untuk menstabilkan harga minyak di pasar dunia karena harganya anjlok sejak medio 2014.

“Kuwait mendukung penuh posisi bersama Arab Saudi dan Rusia buat memperpanjang pengurangan poduksi minyak hingga Maret 2018,” kata Menteri Perminyakan Kuwait Issam al-Marzuq, Minggu (21/5/2017).

Seperti diketahui, pada pertemuan Senin, pekan lalu di Ibu Kota Beijing, Cina, Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Khalid al-Falih dengan Menteri Energi Rusia Alexander Novak bersepakat memperpanjang pelaksanaan kuota produksi minyak sampai 31 Maret 2018.

Untuk mengerek harga minyak mentah dunia, OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) dan produsen non-OPEC dipimpin Rusia November lalu meneken perjanjian buat mengurangi produksi. Sebanyak 13 anggota OPEC sepakat mengurangi produksi 1,2 juta barel sehari dan produsen non-OPEC sebesar 600 ribu barel per hari. Kesepakatan ini berlaku mulai Januari hingga Juni tahun ini.

Seruan Saudi dan Rusia awal pekan ini muncul menjelang pertemuan OPEC Kamis minggu depan di Ibu Kota Wina, Austria. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*