Jadikan Migas Penggerak Ekonomi Bukan Pendapatan

47400
Jika Tidak Ada Temuan Baru, Minyak Indonesia Habis Tahun 2050
Foto : offshoreenergytoday.com

Jadikan Migas Penggerak Ekonomi Bukan Pendapatan

 

indoPetroNews- Sektor minyak dan gas bumi (migas) berpotensi memberikan kontribusi sebesar 3-4% terhadap pertumbuhan PDB Indonesia. Sementara pemerintah menargetkan pertumbuhan Indonesia sebesar 7%, padahal pada 2017 PDB Indonesia diperkirakan hanya mencapai 4.6-5%.

Melihat kondisi tersebut, pelaku industri migas Senior, T.N. Machmud, menyarankan agar pemerintah sebaiknya tidak mengesampingkan sektor usaha strategis yang berpotensi memberikan kontribusi tinggi bagi pembangunan Indonesia.

“Di periode awal pembangunan, Indonesia membutuhkan banyak dana untuk membangun negeri. Sektor migas waktu itu adalah penyumbang yang terbesar untuk negara. Manfaat yang didapatkan sangat besar dan luas, yang dirasakan di berbagai aspek kehidupan masyarakat, melalui pembangunan,” kata T.N. Machmud  dalam satu diskusi pada Rabu (3/5/2017) di Jakarta.

Machmud juga mengatakan peran sektor migas saat ini, memiliki relevansi yang berbeda, tidak lagi sebagai penghasil utama pendapatan negara, namun sebagai sektor penggerak pertumbuhan ekonomi.

Sedangkan Wargono Soenarko, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pemboran Minyak, Gas dan Panas Bumi Indonesia (APMI). Peran dan kontribusi pendapatan dari sektor migas tidak bisa dihilangkan begitu saja, tetapi bisa di pertahankan produksinya.

Industri ini, bisa memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar terhadap turunannya. Sebut saja, kata Wargono, di APMI di setiap satu rig memberikan sumber pendapatan terhadap 21 industri komponen yang terlibat dalam pengeboran minyak dan sebaliknya bila industri ini mati akan memberikan stagnasi terhadap ekonomi di bawahnya.

“Dahulu anggota kita di APMI mencapai 480 perusahaan – seiring dengan meningkatnya harga minyak. Namun kini anggotanya sedikit, lantaran produksi minyak dalam negeri yang menurun,” kata Wargono. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*