Produksi Minyak Shale AS Diprediksi Meningkat

44500
Trump Tegaskan IPO Aramco Penting di NYSE
Foto: salon.com

Produksi Minyak Shale AS Diprediksi Meningkat

 

indoPetroNews- Produksi minyak Shale  Amerika Serikat diperkirakan naik pada tengah Mei mendatang. Bahkan diprediksi tinggi. Hal ini karena harga minyak bertahan di atas $50 per barel. Oleh sebab itu, para produsen minyak AS bersemangat menggenjot aktivitas pengeboran.

Menurut US Energy Information Agency (US EIA), output AS untuk  Mei 2017 diekspektasikan naik sebanyak 123,000 barel per hari (bph) ke angka kumulatif 5.19 juta bph.

Jika benar demikian, maka pada Mei 2017 diperkirakan terjadi kenaikan produksi bulanan terbesar di AS sejak Februari 2015. Hal ini juga tercatat sebagai rekor level produksi bulanan tertinggi sejak November 2015.

Lebih lanjut, analisa Reuters menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan finansial menginvestasikan milyaran Dolar untuk produksi minyak, sehingga output ke depan bisa terus meninggi.

Sementara itu, kenaikan produksi di Amerika Serikat yang merupakan negara penghasil minyak terbesar ketiga Dunia, kemungkinan akan menekan Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dalam mendiskusikan perpanjangan kesepakatan pemangkasan output. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*