Kesehatan Kerja Bisa Tingkatkan Produksi Migas

69800
istimewa

Kesehatan Kerja Bisa Tingkatkan Produksi Migas

 

indoPetroNews- Meningkatkan kesehatan kerja menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan produksi minyak. Apalagi di tengah situasi bisnis minyak yang kurang menguntungkan karena faktor harga minyak mentah yang rendah.

Demikian salah satu poin yang disampaikan oleh Kepala Divisi Penunjang Operasi dan Keselamatan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Nurwahidi, saat memberikan sambutan pada sosialisasi penerapan Industrial Hygiene dalam kegiatan usaha hulu migas oleh Indonesian Industrial Hygiene Association (IIHA), Selasa (18/4/ 2017) di Ruang Rapat SKK Migas, Gedung City Plaza, Jakarta.

Untuk itu, SKK migas bekerjasama dengan IIHA menyelenggarakan sosialisasi penerapan Industrial Hygiene. Acara ini diikuti oleh 30 perwakilan dari pihak Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS).

SKK Migas, kata Nurwahidi, berkomitmen untuk melakukan berbagai dalam upaya peningkatan kinerja pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja  (K3) kegiatan usaha hulu migas khususnya dalam bidang Kesehatan Kerja dan Industrial Hygiene. “Ini baru pertama kali kita menseriusi acara terkait kesehatan kerja,” ujar Nurwahidi.

Menurut Nurwahidi, masalah kesehatan kerja di lingkungan hulu migas harus dikelola dengan baik. “Salah satunya dengan memenuhi standar operasional, adanya tanggap darurat dan pelatihan-pelatihan secara berkala serta melakukan pengukuran K3LL,” paparnya.

Sedang Syahrul, praktisi Hygiene Industri, menjelaskan tentang hygiene industri dan seluk-beluknya di beberapa negara.

Menurutnya hygiene industri adalah ilmu dan seni untuk mengantisipasi rekognisi, evaluasi, dan mengendalikan faktor lingkungan yang timbul dari atau di tempat kerja yang dapat mengakibatkan cedera, penyakit atau gangguan kesehatan atau yang memengaruhi kesejahteraan pekerja dan anggota masyarakat. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*