PLN Lakukan PPA dengan Medco dan MCL

75000
PLN Lakukan PPA dengan Medco dan MCL
istimewa

PLN Lakukan PPA dengan Medco dan MCL

 

indoPetroNews- Upaya mewujudkan program pembangkit listrik berkapasitas 35.000 Megawatt (MW) dilakukan oleh PT PLN (Persero). Salah satu bagiannya adalah penandatanganan kontrak jual-beli listrik swasta (Power Purchase Agreement/PPA) dengan dua perusahaan, yakni PT Medco Ratch Power Riau untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Riau 27S Megawatt (MW) dan PT Minahasa Cahaya Lestari (PT MCL) untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)  Sulut-3 kapasitas 2 x 50 MW.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PLN, Sofyan Basir bersama dengan dua Direktur pengembang proyek, di Kantor Pusat,  pada Jumat (7/4/2017) di Jakarta.

Direktur Pengadaan PLN Supangkat Iwan Santoso mengatakan, setelah PPA ditandatangani, kedua perusahaan harus mendapatkan pendanaan untuk masing-masing proyek mereka dalam jangka waktu maksimal 12 bulan ke depan.

“Pengembangan kedua proyek ini dilakukan dengan skema tanpa adanya penjaminan pemerintah, jadi mereka bisa mengandalkan ekuitas perusahaan sendiri atau pinjaman dari dalam dan luar negeri,” kata Supangkat.

Menurutnya IPP (Independent Power Producer) ini merupakan yang pertama ditandatangani tahun ini. “Kita berharap mudah-mudahan dalam bulan-bulan ke depan juga akan diikuti oleh PPA yang lain,” ungkapnya.

Iwan mengatakan, bahwa dua proyek yang terletak di Riau dan Sulawesi utara ini merupakan bagian dari proyek 35.000 Megawaatt (MW) pemerintah.

“Dua IPP ini memiliki peran yang strategis. Ini Bagian dari proyek 35.000 MW yang sangat diharapkan pemerintah bisa beroperasi tepat waktu,” terangnya.

Nantinya, PLTGU Riau dengan biaya investasi mencapai hampir Rp 4 triliun ini akan dibangun di Kelurahan Sail, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau.

Energi listrik yang dibangkitkan setiap tahunnya sebesar lebih kurang 300 GWh, dan akan disalurkan ke Sistem Ketenagalistrikan Sumatera Bagian Tengah dan Selatan melalui jaringan transmisi 150 kV (SUTT) ke GI 150 kV Tenayan dan GI 150 kV Teluk Lembu milik PLN.

“Proses finalisasi dari PPA untuk proyek ini, dengan estimasi total 300 juta dolar dilakukan secara efektif dengan waktu yang relatif singkat. Financial closing proyek ini diharapkan terjadi satu tahun setelah ditandatangi,” kata Presiden Direktur Medco Energi Internasional, Hilmi Panigoro.

Sementara itu, Direktur PT Toba Bara Sejahtera, Arthur Simatupang, mengatakan proyek PLTU Sulut-3 ini akan dibangun di Kema, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, dengan investasi pembangunan pembangkit ini mencapai sekitar Rp 2,8 triliun.

Nantinya, listik dari PLTU ini akan disalurkan ke sistem kelistrikan Suluttenggo dengan jaringan 150 kV dan GI 150 kV Kema sebesar lebih kurang 700 GWh per tahun.

“PLTU Sulut-3 merupakan PPA bagi grup Koba Bara yang kedua, yang menjadi kepercayaan diberikan PLN untuk menjadikan mitra kerja kami. Merupakan komitmen kami, untuk menyelesaikan proyek ini sesuai dengan tenggat waktu dan anggaran yang diberikan agar kami bisa selesaikan proyek ini secepat mungkin,” ujarnya.

Sebagai catatan, Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) adalah gabungan antara PLTG dengan PLTU, dimana panas dari gas buang dari PLTG digunakan untuk menghasilkan uap yang digunakan sebagai fluida kerja di PLTU. Dan bagian yang digunakan untuk menghasilkan uap tersebut adalah HRSG (Heat Recovery Steam Generator).

PLTGU merupakan suatu instalasi peralatan yang berfungsi untuk mengubah energi panas (hasil pembakaran bahan bakar dan udara) menjadi energi listrik yang bermanfaat. Pada dasarnya, sistem PLTGU ini merupakan penggabungan antara PLTG dan PLTU.

PLTU memanfaatkan energi panas dan uap dari gas buang hasil pembakaran di PLTG untuk memanaskan air di HRSG (Heat Recovery Steam Generator), sehingga menjadi uap jenuh kering. Uap jenuh kering inilah yang akan digunakan untuk memutar sudu (baling-baling). Gas yang dihasilkan dalam ruang bakar pada Pusat Listrik Tenaga Gas (PLTG) akan menggerakkan turbin dan kemudian generator, yang akan mengubahnya menjadi energi listrik. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*