PLN Fokus Kembangkan EBT di Pedesaan

41300
Teknologi Penentu Keberhasilan Pengembangan EBT
Foto : greeners.co

PLN Fokus Kembangkan EBT di Pedesaan

 

indoPetroNews – Program pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) di tengah menipisnya cadangan energi fosil terus dilakukan. Apa saja pengembangannya?

“PLN memiliki program Listrik Desa hingga 2019. Total yang akan dilistriki 11.300 desa. Dari jumlah tersebut yang betul-betul belum ada listrik 2.510 desa. Sisanya sudah ada listrik tetapi nyalanya masih kurang dari 6 jam,” kata Direktur Perencanaan Korporat PLN, Nicke Widyawati kepada media, Rabu (5/4/2017) di Jakarta.

Menurutnya, pencapaian elektrifikasi nasional pada akhir 2016 sebesar 91%. “Dilihat dari sisa rasio elektrifikasi hanya 9%. Tapi 9% itu yang paling sulit karena terletak di Indonesia bagian Timur, daerah remote dan terisolasi. Daerah tersebut yang kita kejar dan disebut program Listrik Desa,” paparnya.  Program Listrik Desa tersebut mencakup  NTT, Sumatera, Maluku dan Papua.

Dia mengatakan bahwa konsep yang akan dikembangkan di daerah-daerah tersebut adalah listrik dengan basis renewable energy. Karena itu pengembangannya tidak  interconnected seperti di Pulau Jawa.  “Kita kembangkan energi PLTD, PLTS, microhydro. Kapasitas pembangkitnya juga kecil sesuai dengan resource energi primer yang ada di daerah tersebut. Sehingga ratio elektrifikasi tercapai sekaligus target peningkatan renewable energy bisa juga tercapai,” katanya.

Nicke mengatakan, jika dilhat dari Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang baru, pada akhir 2021 diharapkan daerah-daerah tersebut dapat dilistriki sehingga ratio elektrifikasi dapat tercapai 100%. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*