Gas Bumi Rumah Tangga Dikenakan Tarif Minimum

0
229
PGN Bangun 5.000 Sambungan Jargas di Mojokerto
Foto : kompas.com

Gas Bumi Rumah Tangga Dikenakan Tarif Minimum

 

indoPetroNews- Penggunaan gas bumi untuk rumah tangga dan pelanggan kecil terus dilakukan. Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, pemerintah melakukan sosialisasi peraturan BPH Migas Nomor 01 Tahun 2017 tentang perubahan atas peraturan BPH Migas Nomor 22/P/BPH Migas/VII/2011 tentang penetapan harga gas bumi untuk rumah tangga dan pelanggan kecil.

Banyak pemakaian gas rumah tangga dibawah 10 meter kubik per bulan. “Ini memberatkan. Karena umumnya masyarakat menggunakan LPG 3 kg,” kata Direktur Gas Bumi Badan Pengatur Kebijakan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Umi Asngadah, dalam satu diskusi pada Rabu (5/4/2017) di Jakarta.

Menurut Umi, instansinya telah mengubah pengenaan biaya minimum untuk rumah tangga. Sebelumnya biaya minimum dikenakan 10 meter kubik per bulan, kemudian diubah menjadi minimum 4 kubik per bulan.

“Pengenaan biaya minimum tadinya 10 m3 per bulan menjadi 4 m3 per bulan,” kata Umi.

Umi menuturkan, dengan perubahan batas minim biaya konsumsi gas tersebut, maka masyarakat pengguna gas‎ bumi mengalami penurunan biaya atas konsumsi gasnya. Sebelumnya meski konsumsi gas bumi di bawah 10 kubik per bulan, biaya tetap dipatok sama. Kini ada perubahan biaya minimum jadi 4 kubik sehingga biaya penggunaan gas menurun.

‎”Sebelumnya, masyarakat sangat berat menggunakan. Karena digunakan tidak digunakan bayarnya 10 kubik,” tutur Umi.

‎Umi mengungkapkan, perubahan patokan biaya minimum untuk pengguna gas bumi rumah tangga tersebut diimplementasikan pada perubahan payung hukum, yaitu Peraturan BPH Migas Nomor 22 Tahun 2011.

“Kami BPH Migas mensosialisasikan perubahan batas minimum biaya penggunaan gas bumi, dengan berubah Peraturan BPH Migas Nomor 22 Tahun 2011,” tutur Umi. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*