Kementerian Perindustrian Dorong Kontraktor Migas Maksimalkan TKDN

33200
Gebrakan Arab Saudi agar Harga Minyak Naik
Foto : offshoreenergytoday.com

Kementerian Perindustrian Dorong Kontraktor Migas Maksimalkan TKDN

 

 

indoPetroNews- Pemerintah mendorong penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk sektor hulu industri hulu minyak dan gas bumi (migas). Untuk itu Kementerian Perindustrian merekomendasikan beberapa hal terkait hal tersebut. Apa saja rekomendasinya?

“Kita mendorong penerapan P3DN, melalui jalinan kerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP),” kata Direktur Industri Logam Kementerian Perindustrian, Doddy Rahadi dalam satu diskusi pada Sabtu (1/4/2017) di Jakarta.
Selain itu, pihaknya juga mengusulkan Peraturan Presiden yang terkait kewajiban Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) melalui TKDN.

Kementerian juga menekankan perlu adanya pemetaan yang jelas (Analisis Supply Demand) terhadap Kebutuhan Baja maupun Perkapalan untuk Industri Penunjang Migas.

Disamping itu, kata Doddy, kementerian mendorong untuk memasukkan Produsen Pelat dan Profil Baja khususnya untuk mendukung industri perkapalan (FPSO), ke dalam Apresiasi Produk Dalam Negeri (APDN) Migas dalam kategori diwajibkan. “Mengingat sudah ada produsen dalam negeri yang mampu memproduksi produk tersebut.
Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) wajib mensyaratkan Penyedia Barang/Jasa menggunakan barang Produksi Dalam Negeri tersebut pada pelaksanaan Kontrak apabila sudah masuk dalam kategori diwajibkan pada APDN Migas,” kata Doddy.

Kementerian juga mendorong para pelaku EPC untuk mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri sampai dengan vendor 3rd tier. “Sebagai informasi, Proyek Jangkrik yang merupakan proyek anjungan migas terbesar di Asia Pasifik dengan nilai investasi USD 4 miliar, khususnya pada fasilitas Floating Production Unit (FPU) nilai TKDN nya sangat rendah hanya mencapai 6-7%,” tandas Doddy.

Menurut Doddy, pengendalian importasi dan mendorong pelaksanaan tata cara “Barang Wajib Dipergunakan”. Bukti Serap (dokumen sah yang menunjukkan adanya pembelian produk besi atau baja dalam negeri yang berlaku dalam tahun berjalan untuk importasi produk besi atau baja yang diatur tata niaganya). (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*