Produksi Minyak Libya Terganggu Akibat Pemblokiran

45200
Cadangan Minyak Irak Diprediksi Lebih Besar dari Saudi
Foto : boombastis.com

Produksi Minyak Libya Terganggu Akibat Pemblokiran

 

indoPetroNews- Produksi minyak dari perusahaan nasional Libya mulai berkurang. Pasalnya, ladang-ladang minyak terbesar perusahaan tersebut yang terletak Sharara dan Wafa di Libya Barat diblokir oleh para pemprotes bersenjata.

Akibat pemblokiran tersebut output nasional merosot 20% atau sebanyak 252,000 barrels per hari (bph).

“Pertanyaan pentingnya bagi pasar yaitu apakah ini akan menjadi gangguan (produksi) berkepanjangan atau tidak,” kata Richard Mallinson, seorang analis di Energy Aspects Ltd. London, seperti dilansir  Bloomberg, pada Kamis (30/3/2017). Seperti diketahui, kondisi politik dan keamanan masih sangat tidak stabil di Libya.

Sebagaimana diketahui, Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC), bersama dengan beberapa negara produsen lainnya termasuk Rusia, telah menyetujui pemangkasan produksi sebanyak nyaris 1.8 juta bph dalam periode Januari-Juni 2017.

Walaupun sebagian produsen minyak menahan diri, tetapi sebagian produsen lainnya yang tak terlibat dalam kesepakatan tersebut justru memanfaatkan situasi untuk menggenjot output dan merebut pangsa pasar baru.

Di Amerika Serikat khususnya, kiriman minyak ke China melonjak hingga negeri itu menjadi target ekspor minyak terbesar ketiga pada 2016, naik dari urutan kesembilan pada tahun sebelumnya. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*