Kapasitas Produksi Gas Lapangan Jangkrik Capai 450 MMSCFD

60800
Menteri Jonan Sambangi FPU Jangkrik di Blok Muara Bakau
Foto : viva.co.id

Kapasitas Produksi Gas  Lapangan Jangkrik Capai 450 MMSCFD

 

indoPetroNews- Produksi gas bumi dari Lapangan Jangkrik di Saipem Karimun Yard, Tanjung Balai, Kepulauan Riau (Kepri) mencapai 450 MMSCFD. Volume gas tersebut diharapkan dapat menambah 6 – 7% gas di Nusantara.

“Jumlah ini sangat berarti bagi pemenuhan kebutuhan energi nasional yang jumlahnya terus meningkat,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan pada Selasa (21/3/2017) di Kepri. Sebanyak 52% produksi Lapangan Jangkrik, lanjut Menteri Jonan, akan digunakan untuk dalam negeri.

Seperti diberitakan, Menteri Jonan menghadiri Upacara Penamaan Kapal FPU Jangkrik di Saipem Karimun Yard, Tanjung Balai, Kepulauan Riau, Selasa (21/3/2017). Ia juga berharap kapasitas FPU Jangkrik dapat ditingkatkan menjadi 700-800 MMSCFD, maka proyek lainnya juga dapat menggunakan fasilitas ini secara bersama.

“Diharapkan kalau nanti bisa ditingkatkan kapasitasnya menjadi 700-800 MMSCFD, mudah-mudahan proyek IDD yang dikerjakan Chevron jadi, itu bisa menggunakan fasilitas FPU ini. Jadi tidak usah membangun lagi. Ada field di sebelahnya, mestinya juga bisa menggunakan fasilitas ini,” ujar Jonan.

Peningkatan kapasitas ini, lanjut Jonan, nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional. Terkait pemenuhan gas bumi untuk dalam negeri, Pemerintah akan membuat panduan di mana DMO harus lebih besar untuk kepentingan nasional. Khusus untuk gas dari Lapangan Jangkrik, sebanyak 52% produksinya akan digunakan untuk kebutuhan dalam negeri.(Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*