Tiga Opsi The Habibie Center Soal Tata Kelola Industri Migas

45500
Tiga Opsi The Habibie Center Soal Tata Kelola Industri Migas
istimewa

Tiga Opsi The Habibie Center Soal Tata Kelola Industri Migas

 

indoPetroNews- The Habibie Center menawarkan tiga opsi pengelolaan industri minyak dan gas bumi (migas) dimasa mendatang. Apa saja opsinya?

“Opsi pertama adalah Badan Usaha Milik Negara Khusus (BUMN).Pertamina punya mining right selain ada Gas Nasional,” kata Zamroni Salim, pengamat ekonomi migas The Habibie Center dalam satu diskusi pada Senin (20/3/2017) di Jakarta. Jadi ada 2 BUMN Migas.

Opsi kedua, lanjut Zamroni, adalah menyatukan BUMNK dan Holding Migas. “Holding migas harus jadi holding energi untuk jangka panjang,” katanya.

Sedang opsi ketiga yang diungkapkan oleh Zamroni adalah holding migas menjadi holding energi dibawah Kementerian ESDM. Oleh karena itu, kata Zamroni, The Habibie Center mengusulkan agar proses revisi Undang-undang Migas 22/2001 yang tengah dalam proses di lembaga legislatif, sejatinya mengakomodir beberapa hal penting.

“Revisi UU Migas harus bisa memberikan kesempatan kepada BUMN/BUMN K untuk bertanggungjawab dalam konservasi, eksploitasi dan eksplorasi migas baru,” kata Zamroni.

Revisi UU migas, lanjutnya, juga harus menciptakan cadangan strategis BBM dan gas, dan pemerintah bisa menunjuk sebuah lembaga yang bertanggung jawab terhadap pengamanan cadangan migas.

“BUMNK punya tanggung jawab untuk energi secara lebih luas,” tandasnya. Selain itu,
revisi UU Migas harus dapat mengakomodasikan adanya migas non-konvensional (seperti shale oil/gas), dan energi terbarukan sebagai upaya diversifikasi energi. Kebiiakan turunan UU yang mengatur migas non-konvensional harus mengintensifkan kegiatan eksplorasi dan mekanisme bagi hasil. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*