Menteri Jonan Tawarkan Lahan Gratis Pengembangan EBT, Asal ..

57600
Menteri Jonan Teken Permen Pengusahaan  Hilir Migas
Foto: liputan6.com

Menteri Jonan Tawarkan Lahan Gratis Pengembangan EBT, Asal ..

 

indoPetroNews- Pemerintah Indonesia terus mendorong tumbuh dan berkembangnya Energi Baru Terbarukan (EBT). Apa bukti dan stimulus konkritnya?

“Pemerintah bisa memberikan lahan secara gratis seperti di Arab Saudi asalkan ada pelaku industri yang bisa memberikan tarif listrik US$ 1,99 per kwh untuk EBT,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan kepada wartawan, Selasa (14/3/2017) di Jakarta. Faktanya, belum ada satu pun investor yang mengajukan tarif EBT seperti di Arab Saudi.

Seperti diketahui, pemerintah akan menekan tarif listrik EBT semurah mungkin. Dalam Permen ESDM nomor 12/2017 disebutkan tarif EBT sebesar 85% dari Biaya Pokok Penyediaan (BPP) daerah tempat pembangkit listrik EBT dibangun.

Menurut Menteri Jonan, pihaknya berpatokan pada tarif listrik pembangkit listrik EBT di Arab Saudi yang bisa mencapai US$ 2,99 sen per kwh. Pemerintah Arab Saudi kemudian memberikan sejumlah insentif bagi pengembangan listrik EBT, di antaranya pemberian lahan gratis dan insentif pajak.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Kawasan Indonesia Timur, Andi Rukman Karumpa, menyatakan belum diliriknya tawaran Menteri ESDM terkait tarif listrik US$ 1,99 per kwh untuk EBT, menunjukkan bahwa tawaran pemerintah belum menarik.

“Pak Menteri harus cari formula lain. IPP yang paham kebutuhannya apa,” ujar Andi. Kebutuhan listrik di KTI sangat tinggi, utamanya dunia usaha.

Meningkatnya kebutuhan listrik tersebut sebagai akibat dari keseriusan pemerintah pusat membuka isolasi daerah-daerah tertutup seperti di Papua, Kalimantan, dan Sulawesi. “Isolasi terbuka, ekonominya bergerak. Listriknya yang masalah. Kita kurang disini,” kata Andi. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*