Gas Masela Harus untuk Industri Dalam Negeri

57800
KESDM Keluarkan Permen Pemeriksaan Keselamatan Instalasi dan Peralatan Kegiatan Usaha Migas
Foto : migasreview.com

Gas Masela Harus untuk Industri Dalam Negeri

 

indoPetroNews- Pendidikan terkait minyak dan gas bumi (migas) harus diperkuat di Maluku untuk mengantisipasi pembangunan gas abadi blok Masela. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro.

“Pendidikan teknik migas dan petrokimia harus dimulai saat ini. Jangan menunggu gasnya berproduksi dulu baru menyiapkan sumber daya manusia,” kata Bambang dalam sambutannya pada seminar Pembangunan Blok Masela, Untuk Siapa? Dampak Skema untuk Memacu Pembangunan Kawasan Timur Indonesia, yang diselenggarakan oleh Himpunan Alumni Perencana Pembangunan Wilayah IPB pada Jumat (24/2/2017) di Jakarta. Sumberdaya manusia harus dipersiapkan dahulu.

Bambang mengatakan di Maluku ada Universitas Pattimura. “Nah, di sana dimungkinkan untuk dibuka jurusan teknik perminyakan,” katanya. Dengan kesiapan sumberdaya manusia, proyek gas Masela juga memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.

Lebih jauh Bambang menyatakan bahwa kebutuhan energi dalam negeri sangat besar seiring pertumbuhan perekomian dalam negeri. “Pada 2025 kebutuhan energi kita sebanyak 3 miliar barel setara minyak per tahun,” katanya. Oleh karena itu, konteks pembangunan gas Masela harus diperuntukan bagi industri dalam negeri.

“Jangan mengulang kisah gas Arun dan Bontang, yang semuanya diperuntukan luar negeri. Bahkan hanya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, kita mengimpor gas untuk kebutuhan mereka,” tegas Bambang. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*