Lex Specialis Harus Muncul dalam Revisi UU Migas

38500
Revisi UU Migas Cantumkan Badan Usaha Khusus Migas
Foto: suara.islam.com

Lex Specialis  Harus Muncul dalam Revisi UU Migas

Lex Specialis Harus Muncul dalam Revisi UU Migas
Foto: suara.islam.com

indoPetroNews- Regulasi dalam bidang minyak dan gas bumi (migas) harus diperbaharui menuju sistem yang lebih sederhana. “Aturan fiskalnya harus clear dan jelas.Dan sektor ini harus lex specialis,” kata anggota DPR Komisi VII, Kurtubi , Kamis (16/2/2017) di Jakarta. Dengan lex specialis maka Kementerian Keuangan mengetahui bahwa sektor ini tidak tunduk pada Undang-undang Pajak yang berlaku umum.

Bila nanti revisi Undang-undang Migas 22/2001mencantumkan lex specialis maka Peraturan Pemerintah (PP) gampang menyesuaikan. “Karena lex specialis dicabut secara gegabah dan akan dimunculkan lagi dalam revisi Undang-undang Migas yang baru,”tandas politisi dari Partai Nasdem ini.

Dia juga berharap revisi Undang-undang Migas yang baru akan dapat membuka sejarah baru industri perminyakan nasional . “Kita katakan, investor, Anda bawa duit tidur di hotel. Kami yang akan urus perijinan,” katanya. Sebab mereka membawa duit untuk mencari harta dan sumber daya alam, bila aset dtemukan maka negara bertambah kekayaannya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, peraturannya harus dibuat lebih mudah. Apalagi bisnis hulu migas adalah bisnis padat modal dan berjangka panjang. “Lex specialis menjadi keharusan,” tegas Kurtubi.

Sebagai catatan, lex specialis adalah asas penafsiran hukum yang menyatakan bahwa hukum yang bersifat khusus (lex specialis) mengesampingkan hukum yang bersifat umum (lex generalis). (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*