Sinergi Pertamina – PGN Jangan Dipaksakan

75300
Sinergi Pertamina – PGN Jangan Dipaksakan
Foto : jitunews.com

Sinergi Pertamina – PGN Jangan Dipaksakan

indoPetroNews- Saat ini Pertamina menghadapi kenyataan ditinggalkan oleh dua (2) orang pucuk pimpinan tertingginya, Dirut Dwi Soetjipto dan Wadirut Ahmad Bambang.

“Isu perpecahan diantara kedua pucuk pimpinan tersebut yang ditengarai menjadi pemicu diberhentikannya Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama Pertamina oleh Kementerian BUMN selaku pemegang saham dari BUMN Migas plat merah tersebut,” kata Iqbal Tawakal, Koordinator Indonesian Community for Energy Research (ICER) kepada wartawan, Sabtu (4/2/2017) di Jakarta.

Sinergi Pertamina – PGN Jangan Dipaksakan
Foto : jitunews.com

Selain isu perpecahan, lanjut Iqbal, rumor lainnya mengenai kebijakan Pertamina yang mengakibatkan Indonesia mengimpor BBM Jenis Solar tanpa justifikasi yang kuat.

Iqbal menyayangkan kekisruhan yang menyebabkan lengsernya kedua orang tersebut di tengah upaya Pertamina menuju World Class Company.

Menurut Iqbal, sebenarnya fondasi yang dibangun oleh Karen Agustiawan dan dilanjutkan oleh Dwi Soetjipto sebenarnya sudah cukup bagus walaupun masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. “Utamanya permasalahan financing ditahun 2018 dimana Pertamina mendapatkan perintah untuk mengelola 8 Wilayah kerja Migas yang sudah habis masa kontraknya,” katanya.

Lebih jauh Iqbal menyoroti soal gagasan BUMN Holding Migas. “Pertamina hendaknya dibiarkan berkolaborasi dengan PGN untuk membangun dan memperkuat industri strategis nasional yang benar-benar fokus dalam menjalankan amanat Undang-Undang Dasar tahun 1945 pasal 33,” tegasnya.

Sinergi BUMN antara Pertamina dan juga PGN, lanjutnya, lebih ditingkatkan. Misalnya dalam hal distribusi penyaluran gas sehingga bisa menekan harga gas industri dan ujungnya tentu saja mempunyai multiplier efek yang tinggi bagi perekonomian nasional. “Bukannya dipaksakan dijadikan satu yang pada akhirnya memunculkan perusahaan monopoli yang berpotensi menghasilkan ‘mafia-mafia’ baru,” tegas Iqbal. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*