Naryanto Wagimin : Tidak Ada UU yang Memperbolehkan Pertamina Masuk ke Mahakam Sebelum 2017

73000

Naryanto Wagimin : Tidak Ada UU yang Memperbolehkan Pertamina Masuk ke Mahakam Sebelum 2017

indoPetroNews.com- Rencana PT. Pertamina untuk masuk ke Blok Mahakam sebelum masa kontrak PT. Total E&P Indonesie habis yaitu pada 2017 mendatang, tidak dibenarkan oleh Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas, Naryanto Wagimin.

Naryanto, di sela menjalani proses penilaian atau assessment, esselon 1 Kementerian ESDM, Senin (16/3), mengatakan tidak ada undang-undang yang mengatur kalau Pertamina sudah dapat masuk ke Blok Mahakam. Sehingga pemerintah beserta tim ahli yang dibentuk pemerintah, yaitu Menteri Ekonomi, Pertamina, dan Menteri ESDM akan mengkaji lagi dengan bener rencana tersebut.

“Bagaimana sistem transisi Blok Mahakam akan dibahas oleh tim ahli. Lagi pula di kontrak PSC tidak disebutkan masa transisi. Nah total mintanya setelah kontrak habis ada masa transisi kan? tapi ini kan belum habis, jadi bingung juga,” kata Naryanto.

Terkait niat Pertamina untuk masuk ke dalam Blok Mahakam sebelum kontrak habis, Naryanto menilai jika kita menghormati kontrak PT Total E&P Indonesie, Pertamina tidak diperbolehkan untuk masuk ke blok yang berada di Kalimantan Timur tersebut.

“Saya tidak tahu, mungkin nanti akan dipanggil tim ahli hukumnya. Orang hukumlah yang paling tahu. Lagian undang-undang kita tidak ada yang mengatur itu. Kadang di situlah kelemahan kita. Kalau kita menghormati kontrak yah gak mungkin Pertamina bisa masuk,” ujarnya.

Tujuan Pertamina masuk lebih dulu diketahui agar lebih cepat memasukkan investasi. “Harusnya proyeknya harus setelah 2017. Pasalnya hari ini bikin kegiatan belum tentu hari ini panen. Jadi masalah ini masih lama. Evaluasi seperti ini diharapkan jangan lebih dari 1 tahun lah,” ujarnya.

Namun karena pihak Pertamina telah menyerahkan proposal pengelolaan Blok Mahakam kepada pemerintah, dipastikan tandatangan dengan Pertamina  akan dilakukan tahun ini.

“Karena proposal Pertamina sudah masuk, sehingga PSC bisa ditandatangani tahun ini. Namun berlakunya masih belum tahu,” tutupnya. (Ehs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*