Menguat Tuntutan Copot Dirut PLN

0
1489
Menguat Tuntutan Copot Dirut PLN
Foto: radarpena.com

Menguat Tuntutan Copot Dirut PLN

 

indoPetroNews- Kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) pelanggan 900 VA yang mencekik leher masyarakat Indonesia berbuntut tuntutan agar Direktur Utama PT PLN, Sofyan Basir, dicopot. Adalah pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) yang mendesak Presiden Joko Widodo agar secepatnya bertindak tegas dalam mengevaluasi Direktur Utama (Dirut) PLN.

Ketua Umum PP KAMMI Kartika Nur Rakhman menegaskan, kenaikan TDL ini bertolak belakang dengan program listrik murah yang dijanjikan pemerintahan Jokowi-JK.

“PLN  sebagai perusahan listrik milik negara sudah gagal dalam menjalankan tugasnya untuk menyediakan listrik murah bagi rakyat Indonesia,” tegas Nur Rakhman kepada sejumlah media, Jumat (16/6/2017) di Jakarta.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Bidang Kebijakan Publik PP KAMMI Riko P. Tanjung. Dia menilai, faktor utama yang menyebabkan gagalnya realisasi program listrik murah adalah inefisiensi yang cukup besar di tubuh PLN.

“Merujuk kepada laporan keuangan PLN tahun 2016  dengan status  wajar dengan pengecualian, ini mengindikasikan  bahwa ada yg tidak beres di tubuh PLN,” kata Riko. Menurutnya, PLN mestinya terbuka dan transparan dalam penentuan Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik yg menjadi acuan dalam pemberian subsidi.

“Komponen-komponen penentuan BPP harus dibuka ke publik dengan transparan seperti  biaya bahan bakar, pemeliharaan, dan lain-lain,” terangnya. Faktanya, lanjut Riko, Indonesia  menjadi salah satu negara dengan biaya TDL termahal di ASEAN.

“Padahal, negara tetangga mengimpor bahan bakar untuk pembangkit listriknya dari indonesia,” beber Riko. Dirinya menambahkan, kebijakan kenaikan TDL sangat berdampak bagi masyarakat miskin dan hampir miskin, termasuk mahasiswa.

“Salah satu yang terkena dampak adalah mahasiswa  yang selama ini mengontrak dan nge-kost. Karena merekalah yang bayar listrik, bukan pemilik kontrakan atau kost,” jelas Riko.

Oleh karena itu, lanjut Riko, KAMMI mendesak Presiden Jokowi untuk segera mencopot Dirut PLN lantaran telah gagal dalam menjalankan tugasnya.

“Karena tidak mampu menjalankan tugasnya dalam menyediakan listrik murah untuk rakyat Indonesia, KAMMI mendesak Jokowi untuk segera mencopot Dirut PLN,” tandas Riko. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*