Menteri ESDM Lantik Taslim Jadi Pengawas Internal SKK Migas

0
119
Menteri ESDM Lantik Taslim Jadi Pengawas Internal SKK Migas
istimewa

Menteri ESDM Lantik Taslim Jadi Pengawas Internal SKK Migas

 

indoPetroNews- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengambil sumpah jabatan dan melantik Pejabat Pimpinan di Lingkungan SKK Migas.

Pejabat SKK Migas yang dilantik adalah Taslim Z Yunus. Taslim yang semula menjabat Kepala Divisi Program dan Komunikasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dilantik sebagai pengawas Internal pada SKK Migas.

Upacara pelantikan dilakukan pada Kamis (30/3/2017) pukul 19.00 WIB di kantor Menteri ESDM, Jln. Medan Merdeka Selatan No. 18 Jakarta Pusat.

Selain melantik pejabat tinggi SKK Migas, Menteri ESDM juga melantik dan mengambil sumpah 4 pejabat di lingkungan Kementerian ESDM.

Salah satu pejabat yang dilantik adalah Dr. Ir Patuan Alfon Simanjuntak, M.K.K.K.K sebagai Direktur Teknik dan Lingkungan Minyak dan Gas Bumi pada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, menggantikan Djoko Siswanto yang kini menjabat sebagai Deputi Pengendalian Pengadaan SKK migas.

Patuan Alfon Simanjuntak sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Pengembangan Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi Non Konvensional pada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas bumi.

Selain Patuan Alfon Simanjuntak, tiga pejabat lainnya yang dilantik adalah Noor Arifin Muhammad, S.T, M.SIE sebagai Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi pada Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi. Selain itu, Ir Mohamad Priharto Dwinugroho M.S.E sebagai Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur pada Badan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral.

Mengawali sambutannya, Menteri ESDM mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik dan mengharapkan dapat bekerja dengan baik serta mengikuti perkembangan jaman. “Saya baca riwayat hidupnya, kalau PNS ada NIP-nya (usia yang dilantik) itu kan muda-muda. Jadi mestinya semangat ya bisa lain, semangatnya lebih bisa mengikuti jaman,” katanya.

Dalam pemilihan pejabat yang dilantik terutama promosi jabatan, lanjut Jonan, dirinya sangat minimal dipengaruhi oleh pihak lain. Pemilihan pejabat lebih pada hasil kerja yang dilakukan orang yang bersangkutan. Oleh karena itu, para pejabat yang baru dilantik harus dapat membuktikan hasil kerja yang bagus.

“Kalau hasil tesnya jelek sekali saya buang. Pasti. Saya orangnya sudah masa bodoh. Namun begini, yang akan jadi tantangan saudara-saudara yang dilantik ini, apakah dengan penugasan ini saudara-saudara bisa membuktikan output yang saudara hasilkan itu menjadi baik. Menjadi lebih baik daripada orang yang Anda kagumi. Sama seperti orangtua. Selalu mengharapkan bahwa anaknya itu lebih baik dari pada dia,” papar Jonan. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*