Accident Biasa Terjadi di Perusahaan Penunjang Migas

0
143
Accident Biasa Terjadi di Perusahaan Penunjang Migas
Foto : sogosconsultant.com

Accident Biasa Terjadi di Perusahaan Penunjang Migas

 

indoPetroNews- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) berkomitmen untuk semaksimal mungkin tidak terjadi kecelakaan di pengerjaan hulu migas.

“Kita mencanangkan untuk zero accident. Bahkan, Kepala SKK Migas, sudah menandatangani komitmen dan spirit zero accident,” kata Deputi Pengendalian Operasi SKK Migas, Muliawan kepada indoPetroNews.com Rabu (8/3/2017) di Jakarta. Komitmen ini ditularkan kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) untuk bersama-sama mencapai zero accident.

Sejauh ini tidak terjadi kecelakaan yang signifikan, apalagi hingga fatality, di kalangan pekerja Kontraktor KKS dan SKK Migas. Namun yang kadangkala terjadi di perusahaan penunjang migas. “Kalau yang fatality itu terjadi di perusahaan penunjang. Karena itu, kita membuat sistem CSMS (Contractor Safety Management System), suatu standar dalam HSE di perusahaan penunjang,” katanya.

Kecelakaan biasanya terjadi dalam proses pemboran. “Contohnya saat di Jatibarang. Kecelaakn menimpa pada kru rig. Kru rig itu kan perusahaan jasa penunjang,” katanya. Barangkali standarisasinya belum mengacu ke standar internasional dan lain semacamnya sehingga berdampak pada terjadinya kecelakaan.

Sistem CSM terdapat dalam proses pengadaan di dalam kontrak. “Dalam kontrak, aspek HSE (Health, Safety and Environment) lebih diperketat,” katanya. Selain itu, pihak SKK Migas juga mengadakan meeting dengan para Kontraktor KKS yang berkaitan dengan peningkatan kinerja HSE.

Dalam forum tersebut dilakukan sharing pengalaman tentang HSE. “Jangan sampai kecelakaan di satu perusahaan kembali terjadi di perusahaan lain,” kata Muliawan seraya mengimbuhkan pertemuan tersebut akan dilakukan secara berkala. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*